Rabu, 21 September 2016

MM dan RM dalam Forex Trading



Forex adalah bisnis yang cukup popuker akhir –akhir ini. Banyak keuntungan yang akan kita dapatkan dari bisnis forex ini. Tapi satu hal yang harus kita ketahui bahwa forex juga sangat beresiko tinggi, sehingga tidak mudah bagi kita untuk bisa bertahan dalam bisnis ini. Salah satu kunci bagi kita untuk bisa bertahan adalah dengan memiliki money management yang baik. Trading dengan modal besar atau kecil tetap membutuhkan money management yang baik.  Jadi bisa dikatakan bahwa money management sangatlah penting dalam bisnis ini. 

Money management merupakan pengaturan modal sedemikian rupa dalam rangka untuk meminimalisir resiko dengan baik untuk menghasilan keuntungan yang optimal. Pengaturan modal erat kaitannya dengan pengaturan lot, besarnya stop loss dan take profit dan juga compounding dalam forex. 

Selain money  management maka kita juga perlu yang namanya resiko management.  Dalam sebuah bisnis, resiko itu pasti ada, maka dari itulah untuk menghasilkan keuntungan secara optimal maka kita perlu yang namanya resiko management. Trader yang tidak memiliki resiko management maka akan mengalami banyak kehilangan.

Beberapa resiko management  yang dapat dilakukan trader dalam trading diantaranya adalah:

1.    Cut Loss / Buang Rugi

Cut loss adalah managemen risk yang dilakukan dengan segera menutup posisi yang telah ada dalam kondisi rugi dengan tujuan menghidari kerugian yang lebih besar karena melawan trend.

2.    Switching

Seperti namanya, “switching”, artinya adalah beralih, yaitu beralih dari posisi yang rugi menjadi posisi berlawanan dari posisi awal, dengan prediksi trend yang saat itu terjadi masih akan diteruskan.

3.    Averaging

Averaging adalah risk management yang dilakukan dengan menambahkan posisi sama dengan posisi yang telah ada dengan tujuan mencari nilai tengah atau rata-rata. Posisi baru diharapkan dapat mencover posisi awal yang telah floating loss, jadi tidak perlu menunggu posisi awal untung cukup mencari nilai impas.

4.    Locking / hedging

Locking atau kuncian adalah risk management yang dilakukan dengan jalan menambahkan posisi berlawanan dengan posisi awal yang telah floating loss, dengan tujuan mengamankan dana supaya tidak menderita kerugian lebih besar. Hampir sama tujuannya dengan cut loss, tetapi locking masih menyisakan posisi dikarenakan trader enggan kehilangan balance.

Risk management perlu diterapkan dalam trading dengan tujuan meminimalkan resiko yang ada, karena pada dasarnya semua bisnis ada resikonya. Ketidakmungkinan jika kita mengabaikaan resiko, melainkan meminimalkan resiko yang ada. Trader yang baik selalu tanggap atas semua resiko tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar